Thursday, July 18, 2013

Waspada Jentik Nyamuk di Musim Penghujan

Waspada Jentik Nyamuk di Musim PenghujanDIPERKIRAKAN musim penghujan tahun ini akan terjadi sekira Juni hingga Agustus. Biasanya, di musim penghujan  seperti sekarang, nyamuk aedes aegypti akan cepat berkembang biak sehingga berisiko menyebarkan penyakit demam berdarah.

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Drg. John Marbun mengatakan, tempat-tempat buatan manusia seperti vas, gentong, ember, ban bekas, atau apapun yang dapat menampung air bisa menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

?Nyamuk yang habitatnya senang berada di tempat-tempat lembap dan gelap ini perlu darah untuk mematangkan telurnya,?ujar drg. John Marbun dalam Press Briefing 'Pencegahan Demam Berdarah di DKI Jakarta', di Puskesmas Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (18/7/2013).

Oleh karena itulah, menurut drg.John Marbun, nyamuk aedes aegypti hidup dekat dengan manusia. Ia menjelaskan, nyamuk aedes aegypti menghisap darah sambil memasukkan virus dengue ke dalam tubuh manusia.

?Untuk itu perlu langkah dalam menghambat perkembangbiakan nyamuk ini, sehingga penyebaran penyakit DBD dapat dicegah dan dikendalikan,"tegasnya.

drg. John Marbun sendiri mengaku pemerintah terus berupaya untuk mencari solusi yang lebih efektif dalam menekan peningkatan penyakit DBD. Selain dengan menjalankan Gerakan PSN dan 3M plus, dalam mengatasi pertumbuhan jentik nyamuk aedes aegypti drg. John Marbun berharap masyarakat turut berperan serta.

?Keberhasilan dalam menekan pertumbuhan penyakit DBD bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga seluruh unsur masyarakat karena DBD merupakan masalah kita bersama,? tutupnya. (ind)

»

0 comments:

Post a Comment