Monday, March 17, 2014

Hanya Begini Saja Kurangi Risiko Kanker Usus

Hanya Begini Saja Kurangi Risiko Kanker UsusBEROLAHRAGA dan menurunkan berat badan berdampak positif bagi kesehatan Anda secara menyeluruh. Bahkan, berolahraga dan menurunkan berat badan bisa bermanfaat lebih bagi orang-orang dengan kondisi tertentu. Apa pasal?  
Penelitian menunjukkan bahwa mendorong pasien risiko kanker untuk mengurangi berat badan dan lebih banyak berolahraga, dapat membantu mengurangi risiko mereka terserang penyakit di masa depan.
 
Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam the British Medical Journal menemukan bahwa memberi nasihat kepada pasien risiko kanker usus untuk menurunkan berat badan dan olahraga menyebabkan penurunan berat badan rata-rata 3,5 kg dalam setahun. Para peneliti memperkirakan bila hampir setengah dari kanker usus dapat dicegah dengan menjaga berat badan yang sehat dan stabil.
 
Para peneliti dari Dundee University tersebut mengatakan bahwa harus berbuat lebih banyak untuk mendorong orang mengambil tindakan mengurangi risiko kanker, bukan hanya mengobati. Selain itu, obesitas juga merupakan faktor risiko kunci dalam kanker usus dan bentuk penyakit lain, termasuk kanker payudara. Diperkirakan bahwa mengurangi konsumsi daging merah dan alkohol juga bisa membantu mencegah sebagian besar kasus kanker usus.
 
Penelitian ini sendiri melihat apakah intervensi dengan mendorong pasien untuk mengurangi berat badan dan meningkatkan aktivitas fisik akan berdampak terhadap kesehatan mereka. Melalui pemeriksaan, ditemukan 300 peserta laki-laki yang mengalami peningkatan risiko terkena kanker usus di masa depan. Selain itu, para pria juga dianggap berisiko terkena kanker usus karena kelebihan berat badan.
 
Selama periode satu tahun, setengah dari pasien tersebut dijadwalkan untuk menemui konselor gaya hidup untuk membuat perubahan gaya hidup dan mengurangi risiko kanker usus. Pasien lain hanya diberikan selebaran yang memotivasi mereka untuk menurunkan berat badan.
 
Pemimpin penelitian, Professor of Public Health Nutrition di Dundee University, Annie Anderson mengatakan bahwa kelompok pertama memerlihatkan penurunan berat badan yang signifikan dan berkelanjutan. Selain itu, mereka juga menunjukkan peningkatan tekanan darah dan glukosa darah, serta perubahan dalam diet juga aktivitas fisik.
 
?Mempromosikan diet dan aktivitas fisik yang tepat mempunyai potensi terhadap kesehatan. Jika semua orang yang datang dengan masalah ini bisa diberikan sesuatu tentang gaya hidup dan penurunan berat badan, maka akan memiliki beberapa efek,? jelas Prof. Anderson, dikutip Scotsman.
(tty)

»

0 comments:

Post a Comment