Thursday, February 28, 2013

Endoskopi di RSU Dr Soetomo, Proses Deteksi Cuma 10 Menit

Endoskopi di RSU Dr Soetomo,  Proses Deteksi Cuma 10 MenitRUMAH Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya kembali menambah alat kesehatan (Alkes) senilai Rp4 Miliar. Alkes Endoskopi tersebut hasil hibah dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA).

Menurut Direktur RSU Dr Soetomo, dr Dodo Anondo alat ini menjawab solusi masyarakat yang selama ini berobat ke luar negeri. Dengan adanya alat Endoskopi ini, masyarakat Jawa Timur tidak perlu susah-susah ke luar negeri.

"Alat ini adalah hidah dari Badan Kerjasama Pemerintah Jepang (JICA). Jumlahnya 1 unit dan harganya Rp4 Miliar. Memang alat ini mahal," kata Dodo di sela-sela peresmian Gedung Pusat Gastroentero-Hepatologi RSU Dr Soetomo, Surabaya, Kamis (28/2/2013).

Dodo menjelaskan, hadirnya alkes Endoskopi dilengkapi dengn teknologi terbaru sehingga diagnosa terhadap penyakit pasien lebih akurat. Contohnya, ketika ada pasien yang mengeluh di saluran pencernaan maka Endoskopi akan mendeteksi dan segera ditemukan solusi penyembuhan. Selain itu, alat Endoskopi ini lebih cepat dan akurat sehingga si pasien dapat segera sembuh.

Saat ini, di RSU Dokter Soetomo  masih terdapat 1 unit alat Endoskopi. Tentu saja jumlah tersebut tidak maksimal dalam melayani pasien penyakit dalam. Dalam pemeriksaan Endoskopi memerlukan waktu sekira 10 menit per pasien. Sementara untuk, sumber daya manusia (SDM), Dodo mengaku sudah siap. "Untuk tenaga ahlinya di bidang endoskopi sudah siap. Hanya saja sarana dan prasarananya yang belum memadai. Saat ini memang sudah ada gedung dan dalam waktu dekat alat dari Jepang akan datang," jelasnya.

Endoskopi merupakan istilah kedokteran untuk tindakan pengobatan saluran pencernaan. Dalam pengobatan tersebut menggunakan alat semacam teropong yang terhubung dalam sebuah monitor. Kelainan dalam saluran pencernaan dapat terdeteksi sehingga pasien tanpa meakukan operasi. (tty)

»

0 comments:

Post a Comment