SAAT wanita masuk masa premenstrual syndrome (PMS), hal itu akan memberi efek pada psikis dan fisik. Salah satu yang sering terjadi adalah suasana hati mereka naik turun.
Pada kondisi itu, emosi wanita jadi mudah tersulut. Sebenarnya, apa yang menyebabkan kondisi itu?
"Marah-marah memang efek alami saat wanita sedang PMS. Itu karena arti sendiri PMS merupakan kumpulan gejala yang didominasi oleh perubahan emosi dengan atau tanpa gejala fisik, seperti nyeri payudara, perubahan selera makan, dan lain-lain. Nah, salah satu efek PMS ini membuat wanita jadi moodswing, sehingga PMS suka bikin wanita 'senggol bacok' atau akhirnya membuat gampang marah," kata Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, dokter spesialis gizi dalam acara bertema ?Peluncuran Sangobion Femine 30 Hari Aktif & Segar: Edukasi Pentingnya Kecukupan Zat Besi pada Saat Menstruasi? di Pad@28, Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Hal itu bisa terjadi, lanjut dia, karena faktor hormonal wanita yang dialami setiap bulan. Di mana kekurangan zat besi cukup berperan menyebabkan faktor hormonal itu. Padahal, kecukupan zat besi dalam tubuh wanita bisa menimalisir efek dari PMS ini.
"Zat besi itu memengaruhi berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Saya percaya, neurotransmitter penghubungan antara saraf bila cukup zat besi dan mineral lainnya, hormonal wanita tidak melonjak drastis ataupun turun," tutupnya. (tty)
»






0 comments:
Post a Comment