TUMBUH kembang anak tak lepas dari peran keluarga, guru, dan lingkungan. Banyak orangtua yang belum mengetahui bahwa masa keemasan atau golden age bagi anak yakni usia 0-6 tahun dapat membentuk karakter anak.
Selain pembentukan karakter di dalam keluarga, maka pendidikan di usia tersebut juga penting diberikan. Saat ini, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dirasa penting seiring berkembangnya era globalisasi dan kecanggihan teknologi.
Pemerhati anak alumnus Universitas Indonesia (UI) yang aktif dalam mendampingi kegiatan Himpunan Paud Indonesia (Himpaudi), Intan Fitriana Fauzi mengapresiasi peran guru-guru PAUD yang mampu berperan aktif membentuk mental dan karakter anak sejak dini.
"Harapan besar fokus pada PAUD, karakter itu dibentuk pada masa golden age 0-6 tahun. Saya sebagai seorang ibu, bukan berarti ayah enggak turun tangan, ibu dekat dengan anak. Pendidikan adalah terpenting. Sekarang ini karena memang karakter itu terbentuk sejak dini, bicara ilmu eksakta dipelajari singkat, tapi kalau pendidikan karakter begitu lepas masa golden age, maka si anak harus bisa mandiri," jelasnya kepada wartawan dalam Seminar PAUD di Depok, Rabu (12/3/2014).
Intan memandang peran PAUD secara nasional, memang belum bisa optimal secara keseluruhan, namun untuk di Depok bisa bersinergi dengan visi Depok sebagai Kota Layak Anak. Apalagi Depok memiliki banyak kampus yang merupakan sumber pendidikan.
"Saya menilai secara keseluruhan, guru PAUD dan TK, ataupun SD tentu sangat beda penanganannya, kurikulumnya ditentukan dengan karakter anak. Tentu tak lepas dari pendampingan keluarga. Karena memang anak itu harus dalam lingkungan yang bahagia. Apalagi juga APBN peran pemerintah harus mendukung," kata Intan.
Kepala Seksi Pendidikan Dasar dan PAUD Dinas Pendidikan Kota Depok Khaerudin mengatakan, peran guru PAUD penting bagi perkembangan anak. Sebab guru mengiringi pembelajaran secara persuasif dengan wajah yang penuh keceriaan.
"Secara afektif sampaikan pesan moral, pesan karakter. Seorang guru PAUD harus dedikatif, ditiru, dan dijunjung," tutupnya.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment