Tuesday, March 11, 2014

Yang Dilakukan saat Anak Keracunan

Yang Dilakukan saat Anak KeracunanARENA bermain anak yang dekat deterjen pembersih sering luput dari perhatian. Padahal, kondisi itu penyebab paling umum anak mengalami keracunan.

Dr. Manny Alvarez, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi dan Ilmu Reproduksi di Hackensack University Medical Center, New Jersey menjelaskan bila Anda berpikir bahwa anak sudah menelan zat beracun, jangan segan-segan menelefon pusat kendali racun atau rumah sakit terdekat segera. Setelah itu jika Anda melihat gejala keracunan, secepatnya mendapatkan perawatan dari tenaga medis.

Gejala tersebut sebagai berikut:

- Sakit pada bagian perut

- Mengantuk

- Kesulitan bernapas

- Kejang-kejang

Sementara itu, Dr Michael Lucchesi, Ketua Departemen Kedokteran Darurat di SUNY Downstate Medical Center, New York menambahkan bahwa saat anak mengalami keracunan, mintalah instruksi  pada tenaga medis untuk menimalisir efek dari keracunan anak.

"Call center akan membantu mengendalikan racun dengan mencoba menanyakan produk yang membuat anak Anda keracunan. Setelah diketahui penyebabnya, mereka akan meminta Anda untuk melakukan sesuatu, yakni perawatan darurat," katanya, sebagaimana dilansir Foxnews.

Lucchesi pun menegaskan bahwa jangan sekali-kali mencoba mengobati anak keracunan dengan cara sendiri atau coba-coba. Pasalnya, hal itu malah makin membahayakan kondisi anak. Lebih baik, hindarilah sejauh mungkin faktor yang membuat anak bakal mengalami keracunan.

"Selalu ingat, pencegahan adalah cara terbaik untuk menjaga keluarga Anda tetap aman," terangnya.
(tty)

»

0 comments:

Post a Comment