Tuesday, March 11, 2014

Ada BPJS, Rumah Sakit di Daerah Bahagia

Ada BPJS, Rumah Sakit di Daerah BahagiaPEMBERLAKUKAN Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih membuahkan pro dan kontra. Tidak saja menyoal pelayanan, tapi juga upah dokter yang masih banyak diperdebatkan.  
Persoalan pun tak berhenti di sana. Minimnya rumah sakit swasta yang turut andil dalam program ini membuat rumah sakit pemerintah membludak pasiennya.


Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama RSUD Tarakan, Dr Kusmedi Priharto, SpOt, MKes menuturkan bahwa hal itu memang harus diperbaiki.


?Sebenarnya adanya BPJS ini di daerah-daerah itu mereka bahagia. Pembiayaan cukup bagus dan menutup operasional. Tapi coba lihat di Jabodetabek. Semuanya bermasalah karena pembiayaan di daerah dipakai di Jakarta. Ya enggak bisa,? tuturnya kepada Okezone saat ditemui di ruang kerjanya di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.


Dr Priharto bercerita bahwa biaya itu tak bisa disamaratakan karena ada beberapa pos yang pembiayaannya berbeda. Misalnya saja, pembayaran UMR di daerah dan di Jakarta yang sudah mencapai Rp2,4 juta.
 
?Bagaimana mau disamakan dengan yang di daerah. Walau sama-sama tipe B, mereka kan makan sekali masih bisa Rp6-7ribu, sementara di sini makan pasien itu sekali makan Rp15 ribu. Jadi ya bagaimana mau disamakan. Kalau harga obat dan alat disamakan, ya mungkin saja, tapi pendukung lain itu tak bisa disamakan,? tutupnya.
 
 
(tty)

»

0 comments:

Post a Comment