ANTARA kasihan dan lucu, ketika mendapati nenek si kecil bingung mencari-cari kacamata, sementara kacamatanya bertengger manis di atas kepalanya. Atau berkali-kali kehilangan kunci rumah, padahal dia sendiri yang lupa menaruhnya.
Memang, berkurangnya daya ingat identik dengan faktor usia. Semakin lanjut usia seseorang, semakin menurun daya ingatnya.
Tapi ternyata, pikun dan pelupa tak mutlak milik orang-orang yang berumur saja lho, usia muda pun dapat terserang kepikunan. Nah, agar tak menjadi pikun pada usia muda, simak tip-tip di bawah ini, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie.
Penyebab Pikun Usia Muda
- Alkoholisme. Risiko berkurangnya kemampuan memori pada seseorang peminum berat lebih besar. Mengonsumsi alkohol selain membahayakan otak juga akan memengaruhi memori akibat kekurangan vitamin B12, akan menyebabkan kerusakan saraf dan menyebabkan seseorang jadi pikun. Jika merasa ada gangguan daya ingat atau sering lupa, periksa kadar vitamin B12. Apabila memang dirasa kurang, dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B12 di dalamnya.
- Stres berat dan depresi yang dibiarkan. Depresi berkepanjangan dan tidak dirawat akan menyebabkan seseorang menjadi pelupa karena kemampuan untuk berkonsentrasi dan menyimpan informasinya terganggu.
Demikian halnya dengan stres bersifat traumatik atau hal yang menyebabkan kecemasan teramat sangat dapat mengganggu fungsi memori seseorang. Olahraga terbukti manjur mengatasi stres karena dengan berolahraga membuat kita merasa enjoy sebab saat berolahraga tubuh akan mengeluarkan endorin (zat pereda rasa nyeri dan sakit).
- Jarang mengasah kemampuan otak. Seiring berjalannya waktu, orang yang jarang mengasah kemampuan otak akan mengalami kemunduran daya ingat dibandingkan dengan mereka yang tetap aktif. Jadi, tingginya minat belajar akan membuat Anda melakukan kebiasaan mengingat secara terus-menerus seperti membaca, menghapal, bermain catur atau belajar suatu keterampilan baru. Aktivitas-aktivitas mental ini diyakini dapat mempertahankan kemampuan otak.
- Kurangnya aktivitas fisik. Yang dimaksud Aktivitas fisik di sini tidak selalu dengan olahraga yang berat-berat seperti fitnes. Kegiatan fisik seperti naik tangga saat di rumah atau berjalan kaki saat ke warung secara tidak langsung menguntungkan bagi otak dan paru-paru. Fungsi paru yang baik merupakan salah satu karakteristik pada orang dengan daya ingat baik.
- Obat-obatan terlarang. Obat-obatan terlarang seperti narkoba dapat mempengaruhi kesehatan otak dan memori. Semakin banyak obat yang diminum maka semakin besar pula resiko mengalami efek samping dari obat tersebut akan berdampak pada daya ingatnya.
- Pola tidur salah. Tidur sangat diperlukan oleh memori, karena saat kita tidur, otak akan mengingat segala informasi yang dipelajari hari ini. Orang sulit tidur dengan lelap pada malam hari cenderung akan menjadi pikun dibandingkan dengan orang selalu tidur lelap.
Tidur nyenyak di malam hari dibutuhkan untuk menggabungkan memori eksplisit dan implisit dalam otak, usahakan untuk tidur minimal enam jam per hari untuk menghindari kepikunan. Karena obat tidur dapat menimbulkan gangguan memori, lebih baik hindari penggunaannya terutama jangka panjang. Agar tidur lelap pada malam hari, biasakan untuk tidur pada jam yang sama, lakukan sesuatu yang rileks saat hendak tidur misalnya membaca atau mandi dengan air hangat dan jangan sering begadang jika tidak ada keperluan.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment