Tuesday, April 29, 2014

Waspada, Usia Sebelum 40 Sering Alami Kematian Mendadak

Waspada, Usia Sebelum 40 Sering Alami Kematian MendadakKEMATIAN mendadak bukan hal yang lumrah sampai saat ini. Tapi tahukah Anda, di antara kita ada yang berisiko mengalami kematian mendadak? Siapa sajakah itu?  
Dr. Jeremy Chow, MBBS, MRCP (UK), MRCP (London), M. Med (Int Med), FAMS, ahli jantung dan electrophysiologist, Certified Cardiac Device Specialist dari Asian Heart & Vascular Centre Gleneagles Medical Centre Singapore menjelaskan beberapa orang yang berisiko mengalami kematian mendadak ialah mereka yang melakukan aktivitas olahraga secara intens dan cenderung berat, di mana umumnya terjadi di bawah 40 tahun. Kemudian, orang yang memiliki kerusakan pada otot jantung, infeksi di lubang jantung, dan masalah pada katup jantung.
 
Lebih dalam, kata dia, kematian mendadak atau sudden death cardiac (SDC) biasanya terjadi tanpa ada satu pun gejala yang muncul. Penyebabnya, biasanya dipicu dari aktivitas fisik yang mengguras kerja jantung dalam waktu yang lama. Sehingga kondisi itu bisa membuat seseorang lagi tidur, tidak bisa bangun lagi atau meninggal saat tidur.
 
"SDC itu tidak ada gejala. Kalau ada gejalanya seperti nyeri biasanya, itu namanya serangan jantung, bukan SDC. Kalaupun ada, biasanya pingsan dan pusing. Tapi itu jarang terjadi," terangnya.
(tty)

»

0 comments:

Post a Comment