JUMLAH perokok Indonesia di atas usia 15 tahun terus meningkat bila dilihat dari Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Selain dari usia, jumlah persentase perokok tertinggi di Indonesia juga bisa dilihat dari jenis pekerjaan. Lantas, jenis pekerjaan apa yang mempunyai proporsi terbesar sebagai perokok aktif di Indonesia?
Menurut Dr.dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM bila dilihat dari jenis pekerjaan, petani, nelayan, dan buruh menduduki persentase tertinggi sebagai perokok aktif setiap hari.
Hal ini dikatakan Dr. Ari Fahrial berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 Kementerian Kesehatan RI menunjukkan persentase nelayan, petani, dan buruh sebagai perokok aktif setiap hari proporsinya mencapai 44, 5 persen. Ini merupakan proporsi terbesar dibandingkan jenis pekerjaan lainnya. Namun, apa pun jenis pekerjaannya Dr. Ari Fahrial mengatakan sudah banyak bukti dari beberapa penelitian bahwa perokok menemui ajalnya akibat dari kebiasaan tidak sehatnya itu.
?Yang jelas perokok akan lebih banyak mengalami sakit dibandingkan dengan yang tidak merokok. Risiko mereka untuk mendapatkan penyakit kronis dan kanker juga lebih tinggi,? ujar Dr. Ari Fahrial dalam rilis yang diterima redaksi Okezone, Selasa (8/4/2014).
Dr. Ari Fahrial menganggap hal ini menjadi sesuatu hal yang ironi karena dari data tersebut perokok didominasi oleh orang yang berpendidikan rendah. Sedangkan orang-orang yang berpendidikan tinggi dengan penghasilan tetap dan status ekonomi lebih baik cenderung menghindari rokok.
Lebih lanjut, Dr. Ari Fahrial berpendapat salah satu hal yang membuat orang-orang tersebut mengurangi konsumsi rokok karena mereka bekerja di ruang-ruang tertutup dan ber-AC. Kondisi tersebutlah yang membuat mereka tidak dapat merokok setiap saat di ruangan tertutup.
?Di sisi lain, tingkat pendidikan tinggi dan kesadaran akan dampak dari merokok membuat perokok pada kelompok menengah ke atas ini juga berkurang,? tandasnya.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment