Tuesday, April 8, 2014

Duh, Pasien Stroke Banyak Terabaikan di Ruang Gawat Darurat

Duh, Pasien Stroke Banyak Terabaikan di Ruang Gawat Darurat 
TERNYATA, pasien yang memiliki tanda dan gejala stroke sering terabaikan begitu saja di ruang gawat darurat. Tidak percaya?
 
Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan Diagnosis, para peneliti di Johns Hopkins University melakukan analisis retrospektif rawat inap dan membuat catatan gawat darurat (ED) dari sembilan negara.
 
Ditemukan bahwa, pasien dari kalangan bawah dan terpinggirkan dan pasien dibawah usia 45 tahun yang berisiko alami stroke sering terabaikan. Hal ini dilihat dari satu dari 10 kunjungan seseorang ke unit gawat darurat.
 
"Studi ini memberikan beberapa saran langsung ke dokter unit gawat darurat yang mengevaluasi pasien dengan gejala-gejala stroke -- utamanya orang yang kemungkinan kena stroke pada usia lebih muda,  berjenis kelamin wanita, dan pasien berkulit hitam," urai penulis penelitian, seperti dilansir Foxnews.


Kesimpulan temuan ini, para ilmuwan menyarankan bahwa, "Para dokter harus menpelajari dengan baik metode untuk mengidentifikasi pusing atau sakit kepala pasien berisiko tinggi terjadinya stroke. Hal itu bertujuan untuk menurunkan tanda stroke yang sering terabaikan di ruang unit gawat darurat.
(ren)

»

0 comments:

Post a Comment