DEPRESI memang lumrah terjadi di daerah perkotaan, tapi jangan sampai kondisi tersebut Anda biarkan. Pasalnya banyak efek buruk kesehatan yang Anda dapatkan, salah satunya sakit konstipasi (gangguan pencernaan).
Depresi bisa terjadi disebabkan hiruk pikuk perkotaan dan tingginya kompetisi di kota besar untuk dapatkan target hidup diinginkan. Sehingga membuat pikiran seseorang mudah tertekan dan jiwa terganggu, dan akhirnya mempengaruhi fungsi organ tubuh, termasuk fungsi usus.
"Tinggal di daerah perkotaan, semisal Jakarta itu harus bisa mengelola stres. Pasalnya, kompetisi di kota besar sangat tinggi, entah untuk mencapai target hidup atau kebutuhan berkelurga, inilah seringkali membuat seorang jadi depresi. Sehingga bila otak sudah terganggu dan cemas muncul, pasti akan mempengaruhi fungsi organ usus, hingga kerja usus mengeluarkan kotoran menjadi lambat," ujar Dr.dr. Ari Fachrial Syam SpPD-KGEH, FACG, dokter spesialis penyakit ahli dalam RS. Cipto Mangunkusumo, dalam acara Media Gathering Aksi Lancar Dulcolax: Waspada Sembelit Kronis dan Komplikasinya, di Cocorico Cafe, Bandung, Sabtu, belum lama ini.
Dia menambahkan, macetnya jalanan di mana-mana meningkatkan risiko penyakit konstipasi di masyarakat.
"Kena macet sekali-kali itu bisa mungkin bagi orang bisa ditolerir, tapi kalau sudah setiap hari kena macet terus bisa menjadi beban tersendiri bagi semua orang. Apalagi bila seorang masih menyisakan beban perkerjaan saat berkendara. Depresi yang berujung perut sembelit sangat mungkin terjadi." tandasnya.
(uky)
»






0 comments:
Post a Comment