Usai melahirkan adalah salah satu masa yang tidak boleh dianggap sepele oleh ibu dan ayah. Di samping masalah fisik dan penampilan yang dapat berimbas ke psikis dan sosial, masih ada lagi masalah psikis maupun fisik pasca melahirkan yang perlu diwaspadai,
Salah satunya adalah postpartum depression atau depresi pasca melahirkan, salah satunya post natal blues. Menurut spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Ivan Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG, post natal blues adalah perubahan psikologis yang ditandai dengan kesedihan yang dialami seorang ibu pasca melahhirkan.
?Post Natal Blues dimulai dengan kesedihan yang tidak diketahui penyebabnya setelah seorang ibu melahirkan,? ujar ujar dr. Ivan dalam acara Media Workshop Dermatix bertajuk ?Resiko Setelah Melahirkan : Apa Yang Tidak Anda Ketahui dan Wajib Diketahui? di RS Bunda Jakarta, Rabu (12/6/2013).
Gejala yang biasa terjadi pada post natal blues adalah tampak dari perubahan sikap sang ibu yang mudah cemas, mtiba-tiba menangis tanpa sebab yang diketahui serta mood yang labil.
Kemudian penyebab dari Post Natal Blues menurut dr. Ivan diantaranya bisa dari perubahan psikologis sang ibu yang baru melahirkan, seperti dimana kondisi seorang wanita sebagai seorang orang tua baru.
?Selain itu, faktor penyebabnya bisa dari kurangnya support suami atau anggota keluarga lainnya terhadap ibu yang baru melahirkan, serta ekspektasi tinggi kepada ibu untuk menyusui dan perubahan sleeping pattern,? tambah dr. Ivan.
Selain itu dr. Ivan juga mengutarakan bahwa Post Natal Blues dapat meningkatkan resiko depresi pada ibu yang baru melahirkan. Oleh karena itu dukungan dari keluarga dan suami sangat dibutuhkan oleh ibu yang baru melahirkan. Diantaranya dengan memberikan kesempatan kepada ibu untuk istirahat dan tidur, serta keringanan dalam merawat bayi.
(uky)
»






0 comments:
Post a Comment