SEBAGIAN orang berusaha untuk menghindari kafein yang terkandung dalam kopi dan teh hijau. Namun, nampaknya minum kopi atau teh hijau yang mengandung kafein juga memiliki dampak positif. Apa pasal?
Menurut penelitian baru oleh tim peneliti Prancis dan Jerman menemukan bahwa kafein alam kopi memiliki efek positif pada protein tertentu di otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer. Kafein dalam kopi dikatakan oleh tim peneliti dapat mengurangi risiko kehilangan daya ingat dan gangguan kognitif lainnya.
Sementara itu, studi kedua oleh para peneliti dari University of Basel, Swiss, Dr Christa E. Muller menemukan bahwa esktrak teh hijau meningkatkan kerja memori dan fungsi kognitif lainnya yang menurun pada pasien demensia. Oleh karena itu, hasil penelitian ini juga menjanjikan implikasi klinis untuk pengobatan pasien Alzheimer.
Penelitian Dr. Muller menunjukkan bahwa kafein dapat mencegah penumpukan plak beta amyloid di otak yang merupakan karakteristik penyakit Alzheimer. Dr. Muller mengatakan bahwa penelitian ini bisa membuka jalan untuk pengobatan baru penyakit Alzheimer.
?Penumpukan protein ini mengganggu komunikasi sel-sel saraf dan menyebabkan kerusakan otak, kehilangan daya ingat, dan gangguan kognitif,? ujar Dr. Muller, dikutip Newsmaxhealth.
Sementara itu, studi kedua menemukan bahwa ekstrak teh hijau meningkatkan konektivitas otak yang mengarah ke perbaikan kinerja kognitif. Hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) otak pria menunjukkan peningkatan konektivitas antara parietal dan korteks frontal otak, yaitu terkait dengan memori dan kinerja setelah minum teh hijau.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment