INDONESIA saat ini dalam keadaan gawat darurat dalam hal jumlah perokok. Di berbagai negara di mana angka perokok terus menurun, tetapi di Indonesia justru sebaliknya.
Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa persentase perokok Indonesia di atas usia 15 tahun terus meningkat. Menurut Dr.dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM sudah banyak bukti dan dengan kasat mata bahwa perokok menemui ajalnya akibat dari rokok tersebut.
?Pada ringkasan eksekutif dari hasil Riskesdas 2013 jelas disebutkan bahwa perilaku merokok penduduk 15 tahun ke atas terus meningkat dari tahun 2007 ke 2013. Pada tahun 2007, jumlah perokok penduduk 15 tahun ke atas di Indonesia mencapai 34,2 persen dan meningkat menjadi 36,3 persen di tahun 2013,? jelas Dr. Ari Fahrial dalam rilis yang diterima redaksi Okezone, Selasa (8/4/2014).
Lebih lanjut, Dr. Ari Fahrial mengatakan bahwa berdasarkan data tersebut komposisinya ternyata lebih dari 64,9 persen laki-laki dan 2,1 persen perempuan Indonesia masih menghisap rokok di tahun 2013. Namun, menurut Dr. Ari Fahrial yang menarik dari data Riskesdas menunjukkan 1,4 persen perokok berusia 10 sampai 14 tahun, dan 9,9 persen perokok pada kelompok tidak bekerja. Walaupun tidak mempunyai penghasilan tetap mereka tetap merokok.
?Sedangkan rata-rata jumlah batang rokok yang dihisap adalah sekitar 12,3 batang, bervariasi dari yang terendah 10 batang di Yogyakarta dan tertinggi di Bangka Belitung, yaitu 18,3 batang,? terangnya.
Selanjutnya, Dr. Ari Fahrial mengatakan bahwa proporsi terbanyak perokok aktif setiap harinya ada pada umur 30-34 tahun, yaitu sebesar 33,4 persen. Dari jumlah data tersebut, pada laki-laki lebih banyak dibandingkan perokok perempuan, yaitu 47,5 persen banding 1,1 persen.
Sementara itu, menurut Dr. Ari Fahrial jika melihat profil perokok Indonesia berdasarkan Riskesdas 2010 ternyata lebih dari 60 persen usia pertama kali orang merokok di Indonesia kurang dari 20 tahun. Kelompok umur 15-19 tahun merupakan kelompok yang terbesar merokok dengan angka persentase 43,3 persen.
?Ini adalah usia mereka yang duduk di kelas 3 SMP, SMA, dan awal kuliah. Umumnya, kelompok ABG yang memulai merokok untuk menunjukkan bahwa mereka sudah dewasa,? tandasnya.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment