Friday, July 25, 2014

Terry Tidak ''Lapar Mata'' saat Buka Puasa

Terry Tidak BANYAK orang luput mencukupi cairan saat berbuka puasa, padahal penting untuk menjaga kondisi tubuh. Namun, itu tidak berlaku untuk penyanyi Terry.  
Pelantun ?Janji Manis? ini mengatakan bahwa mencukupi cairan ialah rahasianya menjaga kondisi tubuh tetap prima. Sejauh ini, menurutnya, kebiasaan meminum air sangat membantu, namun memang banyak orang kurang menyadarinya.
 
 "Saat buka puasa, banyak orang minum es dan yang manis-manis, tapi lupa air putihnya. Padahal, air putih bisa mencegah tubuh mengalami dehidrasi. Air ialah penetralisir dari makanan yang kita makan," katanya saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.
 
 Menurut wanita bernama asli Terryana Fatiah ini, momen berbuka puasa membuat sebagian orang berpuasa menjadi ?lapar mata?. Semua makanan dan minuman dikumpulkan sebelum berbuka, padahal hanya sedikit yang disantap. (Baca: Pola Makan Sehat selama Puasa)
 
 Selain itu, cara Terry tetap fit saat puasa adalah menguransi aktivitas fisiknya. Tujuannya agar energinya tidak banyak terbuang.
 
 "Saya biasanya lebih banyak diam kalau puasa agar kualitas suara saya tetap terjaga dan mengurangi rasa haus," tutupnya.
(fik)

»

Cara Ampuh Pria Capai Orgasme

Cara Ampuh Pria Capai OrgasmeWANITA secara natural diberikan kemampuan untuk bisa mengalami orgasme berkali-kali saat bercinta. Sehingga mereka berhubungan seks selama 30 menit bahkan lebih.
Namun demikian, hal ini ternyata tidak berlaku untuk para pria. Biasanya, mereka hanya sekali melakukan orgasme. Bahkan saat ejakulasi sontak aktivitas seksual pun akan berhenti. Dalam kondisi seperti ini, banyak pria cemas tidak bisa memuaskan hasrat seksual istrinya karena mereka membutuhkan periode refraksi untuk bisa "on" lagi.
 
Lantas, hal itu memunculkan pertanyaan: adakah siasat agar pria bisa tahan lama, atau mengalami orgasme berkali-kali?
 
Jonathan Stegall, M.D., Pendiri dan presiden dari Center for Advanced Medicine in Atlanta, menyatakan bahwa wanita bukanlah satu-satunya yang mengalami orgasme berkali-kali. Pria, imbuh dia, juga bisa mencapai orgasme berulang-ulang. Akan tetapi, memang ada siasat yang harus dilakukan.
 
Tertarik untuk mengetahuinya? Berikut ulasan menariknya seperti dilansir Menshealth.
 
Periksa tingkat testosteron Anda


Kunci untuk mendapatkan ereksi yang lebih kuat, mencapai orgasme berkali-kali ialah memiliki kadar testosteroan yang tinggi."Kadar testoteron sering dianggap masalah yang menyerang orang yang sudah tua. tapi saya melihat saat ini pria berusia 20-an, 30-an dan 40-an, banyak mengalaminya, " kata Stegall. Nah, jika Anda merasa hasrat seksual tidak terlalu rendah disaat diumur 30 tahun, ada baiknya utuk memeriksakan tingkat testosteron kepada doker. Di mana kadar hormon testosteron yang normal andatar 300 sampai 1000 nanogram perdesiliter darah.
 
Adakah tanda-tanda kadar hormon testosteron kita sedang rendah? Tentu, tandanya ialah kelelahan, hasrat seksual menurun, kadar kolesterol meningkat, sulit untuk membentuk otot, rasa cemas dan depresi. Selain itu, jika kadar testosteron kurang tinggi dan ingin meningkatkan kadar testosteron secara alami, Anda bisa mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan lemak sehat, tidur minimal delapan jam, atau melakukan latihan beban tiga sampai enam kali perpekan.
 
Memperkuat otot panggul Anda


Seksolog, Yvonne K. Fulbright, Ph.D menyatakan mendapatkan orgasme berkali-kali bisa dipelajar para pria. Caranya, Anda bisa memperkuat otot panggul dengan latihan kegel. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan orgasme dan ejakulasi Anda saat bercinta. Kok bisa? Sebab otot panggul ialah otot yang membentang dari kemaluan sampai ke tulang ekor, dimana pada otot ini ejakulasi pria bisa dikontrol. Jika Anda bisa mengontrol ejakulasi setelah orgasme, Anda akan lebih mungkin untuk melewati periode refraksi. Dan Anda pun bisa mendapatkan orgasme lagi, lagi, dan lagi.
 
Untuk melakukan latihan kagel, Anda hanya perlu menahan aliran urine saat kencing dalam beberapa detik. Selanjutnya, lakukanlah hal itu dalam beberapa kali. Selain itu, Anda juga bisa latihan kegel melatih otot panggul selama 10 detik saat sedang duduk di mobil atau sedang duduk di meja kantor. (Baca: Cara Mencegah Mr P Berbau Tak Sedap)


 
Coba posisi bercinta yang berbeda


Sementara Anda sudah bisa mengontrl ejakulasi dan ereksi, jangan lupa gantilah posisi saat berhubungan seks."Cobalah berhubungan seks di atas kursi, dimana berada di bawah Anda dan ada diatasnya. Kenapa? Hal itu agar Anda memiliki kesempatan untuk berdiri, mengencangkan otot panggul. Dan Anda bisa mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Sehingga Anda bisa mengalami orgasme berkali-kali," kata Jane Greer,  Terapi seks. (Baca: Manfaat Sehat Seks Secara Fisik & Emosional)


 
Jika Anda berpikir bahwa orgasme tanpa ejakulasi akan berbeda sensasinya, Anda memang benar. "Anda tidak bisa berharap sensasi orgasme besar saat ejakulasi yang keluar kecil. Mereka yang ingin lama beradegan cinta dengan lawan pasangannya lebih senang hanya orgasme kecil, ketimbang orgasme besar. Yang saat dikeluarkan adegan cinta Anda mendadak berhenti," terangnya.
(fik)

»

Ukuran Mr P Memendek Usai Sunat

Ukuran Mr P Memendek Usai SunatPADA umumnya, para pria di Indonesia akan disunat ketika beranjak remaja. Namun, banyak mitos mengenai dampak setelah seorang pria disunat.  
Di antara beberapa mitos mengatakan bila disunat akan memperkecil ukuran Mr P dan mengurangi kemampuan seksual. Namun, assistant professor of Urology di NYU Langone Medical Center, Benjamin Brucker, MD menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah mitos.
 
Brucker mengatakan bahwa sunat tidak mempengaruhi besar-kecilnya ukuran Mr P, tetapi hanya dari segi penampilan. Brucker berpendapat, bila banyak orang mengatakan sunat menyebabkan ukuran Mr P lebih kecil, kemungkinan kesalahan penglihatan saat penetrasi.
 
?Sunat seharusnya benar-benar tidak mempengaruhi ukuran penis, melainkan hanya penampilannya saja. Mungkin mereka hanya melihat per sekian cm saat penetrasi,? katanya dikutip Cosmopolitan, Jumat (25/7/2014).
 
Lebih lanjut, bila tidak ada perbedaan ukuran antara Mr P yang disunat dan tidak disunat. Satu-satunya perbedaan antara Mr P yang disunat dan tidak disunat adalah tentang risiko kanker penis. (Baca: 10 Cara Alami Perbesar Ukuran Mr P (1))
 
?Tidak ada perbedaan ukuran penis yang disunat dan tidak disunat. Satu-satunya perbedaan adalah pria yang disunat memiliki risiko lebih kecil mengembangkan kanker penis dibanding tidak disunat,? jelasnya.
 
?Selain itu, pria yang tidak disunat lebih mungkin menularkan virus HPV dan HIV kepada pasangan ketika bercinta mereka tidak menggunakan kondom,? tutupnya. (Baca: 10 Cara Alami Perbesar Ukuran Mr P (2-Habis))
 
(fik)

»

Bercinta Tak Sampai 5 Menit, Pria Ejakulasi Dini?

Bercinta Tak Sampai 5 Menit, Pria Ejakulasi Dini?BANYAK kekhawatiran yang sering menghantui para pria, ketika mereka berhubungan seksual. Salah satunya yakni tidak bisa tahan lama di ranjang atau ejakulasi dini.  
Banyak pria berpikir mereka harus bisa mempertahankan ejakulasi sampai setengah jam atau bahkan satu jam. Tetapi, pada kenyataannya sebagian besar pria hanya mampu berhubungan seksual kurang lebih 5 menit.
 
Namun, menurut Assistant professor of Urology di NYU Langone Medical Center, Benjamin Brucker, MD, hal tersebut bukan berarti seorang pria mengalami masalah ejakulasi dini. Bahkan, Brucker mengatakan bahwa hanya mampu berhubungan seks selama dua menit sekalipun belum tentu ejakulasi dini.
 
?Hanya mampu berhubungan seks selama dua menit tidak benar-benar ejakulasi dini. Sebagian besar lamanya waktu berhubungan seks berlangsung dalam hitungan menit, bukan jam dan rata-rata hanya lima menit,? katanya seperti dikutip Cosmopolitan, Jumat (25/7/2014).
 
Selain itu, imbuh Brucker semakin lama seorang pria dapat bertahan dalam bercinta belum tentu dapat memuaskan wanita. Bahkan, bila kebanyakan wanita justru tidak merasa nyaman ketika berhubungan seks lebih dari satu jam. (Baca: Performa Seks Menurun, Atasi dengan Ini)

?Pria berpikir mereka seharusnya bisa bertahan sampai satu jam dalam bercinta, tetapi kenyataannya kebanyakan wanita akan mengatakan menjadi tidak nyaman berhubungan seks selama itu,? tutupnya. (Baca: Cara Mencegah Mr P Berbau Tak Sedap)
(fik)

»

Tidak Bisa Ereksi Sudah Pasti Impoten?

Tidak Bisa Ereksi Sudah Pasti Impoten?IMPOTENSI atau disfungsi ereksi adalah masalah kesehatan seksual yang menjadi momok bagi semua kalangan pria. Hal ini karena impotensi dapat berdampak buruk untuk kehidupan seksual pria.  
Bagaimana tidak, ketika mengalami impotensi, seorang pria akan mengalami kesulitan untuk berhubungan seksual. Hal ini karena Mr P dari pria tidak bisa mengalami ereksi ketika berhubungan seksual.
 
Tetapi, benarkah semua pria yang tidak bisa mengalami ereksi ketika berhubungan seksual dapat dikatakan impoten? Assistant professor of Urology di NYU Langone Medical Center, Benjamin Brucker, MD mengatakan bahwa tidak semua pria yang tidak bisa ereksi dikatakan impoten, mengapa?
 
?Ada kategori yang disebut disfungsi ereksi psikogenik. Misalnya, saat berhubungan seksual dengan istrinya dia sulit untuk ereksi, tetapi berhubungan seksual dengan wanita lain justru dia mengalami ereksi,? katannya dikutip Cosmopolitan, Jumat (25/7/2014).
 
Menurut Brucker, hal tersebut membuktikan jika tidak bisa ereksi bukan berarti mengalami impotensi. Selain itu, Brucker mengatakan bahwa dalam kasus ini faktor psikologis menjadi penyebab utama seorang pria mengalami disfungsi ereksi. (Baca: 10 Cara Alami Perbesar Ukuran Mr P (1))

 
?Stres, konsumsi obat minum alkohol, faktor usia dan obesitas dapat mempengaruhi psikologis seorang pria yang akhirnya dapat menyebabkan disfungsi ereksi,? tuturnya. (Baca: 10 Cara Alami Perbesar Ukuran Mr P (2-Habis))
 
Selain itu, Brucker mengatakan bahwa disfungsi ereksi bisa menjadi tanda dari penyakit lain, seperti jantung dan diabetes. Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh aliran darah dari jantung yang tidak lancar ke organ genital pria, sehingga kemungkinan organ jantung bermasalah.
 
?Ketika Anda mulai menyadari mengalami disfungsi ereksi, maka sebaiknya memeriksa kesehatan secara keseluruhan,? tutupnya.
(fik)

»

Obesitas Ternyata Dipicu Duduk Terlalu Lama di Kantor

Obesitas Ternyata Dipicu Duduk Terlalu Lama di KantorDUDUK terlalu lama di depan meja kerja tentu berisiko terhadap kesehatan. Apa saja?
 
Berikut ulasannya sebagaimana dilansir Magforwomen
 
1.  Stres dan penyakit lainnya
 
Jumlah stres yang harus Anda tangani di tempat kerja kadang-kadang terlalu banyak. Dan jika Anda tidak memiliki ruang lingkup untuk melepaskan stres dengan bergerak sedikit, tubuh Anda menjadi lebih kaku karena mencoba untuk mengatasi stres. Hal ini membawa serta banyak penyakit yang berhubungan dengan stres seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan sebagainya.
 
2.Kebosanan
 
Bekerja di depan meja amat sangat membosankan. Jika Anda harus selalu duduk di satu tempat sepanjang hari, Anda benar-benar tidak bisa kemana-mana. Berapa banyak email atau artikel yang Anda baca di internet untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya Anda tidak perlu dan tidak menarik? Pada akhirnya, kebosanan merasuk dan Anda perlahan-lahan menjadi korban depresi. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang bosan di tempat kerja mereka lebih mungkin untuk tiba-tiba meninggal karena penyakit jantung atau stroke.
 
3. Keracunan makanan
 
Keracunan makanan lebih mungkin terjadi di tempat kerja Anda daripada di luar ruangan. Jumlah mikroorganisme penyebab penyakit pada peralatan kantor seperti keyboard, printer, mesin fotokopi, dan sebagainya hampir lima kali lebih banyak daripada di kamar mandi. Dan ada pula bakteri berbahaya yang menyebabkan keracunan makanan dan beberapa jenis infeksi.
 
4. Carpel tunnel syndrome
 
Mengetik terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit yang disebut carpel tunnel syndrome atau CTS. CTS disebabkan oleh ketegangan dan nyeri di pergelangan tangan Anda yang bisa naik ke lengan. CTS akhirnya dapat menyebabkan kerusakan saraf dan karena itu mengetik terus-menerus tanpa istirahat harus dihindari.
 
5. Cedera regangan berulang
 
Jika tetikus komputer berada di tempat yang sama sepanjang hari, Anda bisa terkena cedera regangan berulang atau RSI pada tubuh bagian atas. Ini terjadi karena Anda melakukan hal yang sama untuk waktu yang lama dan mengulangi gerakan yang sama berulang-ulang hingga menyebabkan tendon menegang. Terlalu sering menggunakan smart phone juga dapat menyebabkan RSI.
 
6. Obesitas
 
Kerja di belakang meja lebih memungkinkan Anda makan makanan cepat saji lebih banyak karena lebih mudah didapat, tidak repot, dan sesuai dengan selera Anda untuk saat ini. Tapi makanan tersebut juga menambah kadar lemak dalam tubuh. Sebagian besar makanan cepat saji mengandung lemak jenuh dan tinggi kalori yang hanya menambah akumulasi lemak dalam tubuh. Ini akhirnya mengarah pada obesitas dan penyakit terkait lainnya.
(fik)

»

Wanita Menopause Baiknya Batasi Minum Kopi

Wanita Menopause Baiknya Batasi Minum KopiMINUM kopi merupakan aktivitas yang dapat membuat Anda lebih rileks. Namun, kebiasaan minum kopi nampaknya harus mulai dikurangi, terutama bagi wanita menopause.  
Berdasarkan dari data survei baru, mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, dapat memperburuk sistem metabolisme dan menyebabkan tubuh berkeringat lebih banyak. Hal tersebut terjadi pada kurang lebih dua pertiga wanita yang menopause.
 
?Temuan penelitian awal kami menunjukkan, bila membatasi asupan kafein mungkin berguna bagi wanita menopause yang memiliki metabolisme buruk dan berkeringat lebih,? kata Director of the Women Health Clinic di the Mayo Clinic, Dr Stephanie Faubion, dikutip Newsmaxhealth, Jumat (25/7/2014).
 
Namun, Dr Faubion menjelaskan bila kafein bermanfaat bagi wanita yang belum memasuki masa menopause. Menurutnya, kandungan kafein dapat membantu meningkatkan mood, daya ingat, dan konsentrasi.
 
Ketika memasuki usia menopasue, Dr Faubion mengatakan bahwa wanita harus lebih memerhatikan apa yang dikonsumsinya karena gejala menopause sangat menggangu. Salah satu cara mengontrol gejala menopause adalah menghindari beberapa makanan tertentu.
 
?Salah satu cara mengontrol gejala menopause adalah memerhatikan apa yang dikonsumsi, artinya harus membatasi makanan pedas, minuman panas, tembakau, alkohol, dan kafein,? tuturnya. (Baca: Merokok Sebabkan Menopause Dini)
 
Selain membatasi asupan berkafein, menjaga berat badan, tetap aktif, dan bermeditasi dapat membantu mengontrol gejala menopause. Dr Faubion juga menyarankan wanita yang memasuki masa menopause untuk melepas pakaian dalam saat tidur.
 
?Pakaain dalam saat tidur harus dilepas dan mengatur suhu ruangan dengan bantuan AC agar mengurangi ketidaknyamanan akibat gejala menopause,? tutupnya.
 
(fik)

»