Monday, October 6, 2014

Pria Bisa Alami ''Menopause''

Pria Bisa Alami PRIA subur seringkali dianggap lebih hebat dari wanita karena memiliki sperma untuk reproduksi yang dihasilkan seumur hidup. Namun faktanya, pria juga akan mengalami masa menurunnya kualitas seksual secara alami.

Jika wanita mengalami menopause, maka pria juga akan mengalami apa yang disebut andropause. Dalam buku berjudul Breakthrough: Eight Steps to Wellness yang ditulis Suzanne Somers, andropause seharusnya dianggap serius.

Menurut penelitian medis, pria akan mengalami penurunan hormon, terutama testosteron seiring dengan pertambahan usia. Testosteron pada pria akan memuncak di awal hingga pertengahan usia 20-an dan akan mulai menurun setelah itu.

Sel Leydig yang bertanggung jawab untuk mensekresi testosteron akan mulai menurun pada usia 40 sampai 70 tahun. Pada usia tersebut, seorang pria bisa kehilangan sebanyak 60 persen hormon vital tersebut, seperti dilansir HelathCareAsia, Selasa (7/10/2014).

Untuk mengenali andropause, pria dapat merasakan gejala seperti kelelahan, mudah marah, depresi, penurunan kekuatan, kehilangan konsentrasi dan memori, stres yang ekstrem, kecemasan, masalah hubungan dengan orang yang dicintai, disfungsi ereksi, hilangnya gairah seks, nyeri badan, sakit punggung, hingga kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari. (fik)

»

Ilmuwan Thailand Temukan Cara Atasi Ebola

Ilmuwan Thailand Temukan Cara Atasi EbolaILMUWAN Thailand mengklaim telah menemukan jenis antibodi terbaru untuk melawan ebola. Antibodi tersebut dinilai lebih efektif dari yang sudah ada.

"Kita bangga bisa menciptakan sebuah antibodi baru untuk mengatasi demam ebola," ujar Udom Kachintorn, Dean faculty of medicine Siriraj Hospital, Bangkok, dilansir Dailymail, Senin (6/10/2014).

"Ini adalah struktur antibodi baru, sebuah mekanisme yang bisa membunuh demam ebola dengan cara yang efektif," imbuhnya.

Berdasarkan penelitiannya, antibodi baru ini cukup kecil untuk bisa masuk ke dalam sel yang terinfeksi. Sehingga, hal ini bisa menghancurkan protein ebola.

Antibodi tersebut juga dinyatakan tidak berbahaya bagi manusia, karena dikembangkan dari sel manusia. Karenanya, antibodi ini bisa di produksi dalam jumlah yang besar.

Penemuan ini terbilang singkat. Bahkan Siam Bioscience, perusahaan farmasi Thailand dan Kuba tertarik dengan uji coba penemuan tersebut.

Tentu saja hal ini berbeda dengan vaksin yang sedang dikembangkan. Butuh waktu satu tahun bagi para peneliti untuk uji coba vaksin ebola. Meski periode tersebut bisa lebih pendek, jika ada kemampuan biaya dan fasilitas terbaik.

Seperti diketahui, ada beberapa obat uji coba untuk mengatasi ebola. Salah satunya ZMapp yang merupakan kombinasi dari tiga antibodi. Sementara itu, perusahaan GlaxosmithKline dan NewLink Genetic berharap bisa mengumumkan sebuah vaksin baru di akhir tahun ini.

Dalam enam bulan terakhir, ebola telah menginfeksi 6553 orang, dan membunuh 3100 di Liberia, Sierra Leone dan Guinea. Kejadian ini merupakan yang terburuk sejak ebola ditemukan pada 1976 di Republik Kongo, atau Zaire.
(fik)

»

Tiga Makanan yang Harus Dihindari saat Belajar

Tiga Makanan yang Harus Dihindari saat BelajarOTAK merupakan organ manusia yang paling membutuhkan energi, terutama pada saat anak yang sedang belajar. Jenis makanan dapat berdampak langsung terhadap proses pembelajaran anak mengolah informasi.  
Karenanya, ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari ketika Anak sedang belajar. Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip Naturalnews, Senin (6/10/2014).
 
Makanan dan minuman manis
 
Kandungan gula memang diperlukan untuk fungsi otak dan kelangsungan hidup sel-sel saraf. Tetapi, masalahnya terlalu banyak makanan mengandung gula memiliki dampak negatif pada respon insulin dari waktu ke waktu hingga akhirnya mengakibatkan diabetes. Karena itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga akan menghambat aliran darah ke otak. Untuk itu, para ahli menyatakan bahwa tidak boleh mengonsumsi lebih dari 40 gram gula per hari dalam makanan.
 
Makanan olahan dan cepat saji
 
Saat belajar, biasanya butuh energi yang cukup besar. Namun jika Anda terlalu banyak makan-makanan olahan, maka itu akan membuang energi yang dibutuhkan saat belajar. Selain itu, makanan cepat saji juga kaya akan pengawet, pewarna dan rasa buatan yang telah terbukti memiliki efek negatif pada sistem saraf.
 
Trans-fat
 
Sekarang banyak kita dengar makanan trans fat atau minyak terhidrogenasi buatan yang diciptakan manusia untuk meningkatkan stabilitas dalam makanan. Salah satu risiko utama jangka panjang dari terlalu sering mengonsumsi trans fat adalah penyakit jantung. Kemudian, kerusakan pembuluh darah pada akhirnya akan menganggu aliran darah ke otak sehingga kesehatan selnya terganggu.
 
(fik)

»

Mau Sedot Lemak, Syaratnya?

Mau Sedot Lemak, Syaratnya?KELEBIHAN berat badan atau obesitas tidak hanya berisiko terhadap berbagai penyakit kronis, tetapi juga mengganggu penampilan. Karenanya, sebagian orang memilih menempuh jalan instan untuk menurunkan berat badan, salah satunya dengan sedot lemak.
 
Namun, seorang ahli bedah plastik dan pendiri klinik kecantikan Ultimo Aesthetic & Dental Center, Dr Enrina Diah, Sp.BP mengatakan bahwa, sedot lemak merupakan tindakan bedah yang tidak hanya sekedar menurunkan berat badan. Oleh karena itu, menurut Dr Enrina sebelum seseorang melakukan sedot lemak ada syarat-syarat harus diperhatikan.
 
"Tentu harus sehat, artinya sedot lemak bukan untuk menurunkan berat badan semata, tetapi lebih kepada membentuk tubuh. Jadi, oleh karena untuk pembentukan tubuh, maka jangan juga orang yang obesitas berat, yaitu Body Massa Indeks (BMI-red) harus kurang dari 30," ujarnya kepada Okezone di Ultimo Aesthetic & Dental Center di Plaza Asia 18th Floor, Jl Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta, baru-baru ini.
 
Lebih lanjut, Dr Enrina menjelaskan bahwa BMI dapat diketahui melalui membagi berat badan dengan tinggi badan kuadrat. Selain itu, menurut Dr Enrina untuk usia tentu harus sudah dewasa yang bisa bertanggungjawab atas dirinya sendiri.
 
Terlepas dari itu, Dr Enrina mengatakan bahwa pada dasarnya menurunkan berat badan itu lebih ke body contouring, yakni meningkatkan output dan mengurangi input.
 
?Meningkatkan output itu bisa dengan berolahraga, sedangkan mengurangi output melalui diet. Tetapi untuk pasien-pasien yang ingin lebih cepat kita bantu dengan tindakan liposuction, yaitu dengan sedot lemak ini,? tuturnya.
 
(ren)

»

Agar saat Lapar Tak Berlebihan Makan

Agar saat Lapar Tak Berlebihan MakanKELAPARAN sering datang bagai tamu tak diundang. Lapar bisa menyerang kapanpun dan di manapun Anda berada. Terlebih Anda yang sedang dalam penurunan berat badan, maka kondisi ini terasa sulit untuk menolak makanan,
 
Hal ini lantaran ketika Anda lapar biasanya akan mengonsumsi makanan-makanan tidak sehat yang juga akan merugikan kesehatan. Terdapat beberapa cara agar ketika rasa lapar datang tidak menggangu diet penurunan berat badan seperti dikutip Boldsky, Senin (6/10/2014).
 
Meningkatkan pernapasan
 
Pernapasan sangat penting untuk mengontrol rasa lapar, terutama jika sedang diet penurunan berat badan. Hal ini karena kualitas oksigen yang Anda hirup sangat penting untuk kehidupan sel yang sehat di sistem tubuh, termasuk pencernaan.
 
Makan lebih banyak protein
 
Ada beberapa penelitian telah membuktikan bahwa protein lebih mengenyangkan dibanding lemak. Oleh karenanya semakin banyak protein yang dikonsumsi, maka akan membantu menghilangkan rasa lapar.
 
Makan buah-buahan
 
Buah sering dianggap teman diet karena membantu menjaga perut tetap terisi. Fruktosa dalam buah-buahan bekerja untuk mengisi glikogen hari yang membantu mengurangi rasa lapar. Lebih dari itu, buah-buahan juga sumber nutrisi dan serat.
 
Berolahraga
 
Berolahraga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa lapar. Pada beberapa orang, berolahraga dapat meningkatkan pengiriman sinyal leptin ke otak, sehingga membuatnya bekerja lebih baik ketika lapar datang.
 
Alihkan perhatian
 
Alihkan fokus Anda dari rasa lapar yang sedang datang. Jadi, setiap kali Anda merasa lapar, maka cobalah untuk memfokuskan ke pikiran yang lain.
 
(ren)

»

Cara Mudah Hindari Makan Junk Food

Cara Mudah Hindari Makan Junk FoodHIDUP di era modern seperti sekarang ini terkadang sangat sulit untuk menjaga berat badan. Hal ini lantaran makanan-makanan tidak sehat seperti junk food sangat mudah untuk didapatkan.
 
Mengonsumsi junk food seperti kita ketahui, dapat menyebabkan obesitas yang merupakan faktor risiko berbagai penyakit. Oleh karena itu, perlu cara untuk menghindari pikiran untuk mengonsumsi junk food, berikut tipnya seperti dikutip Boldsky, Senin (6/10/2014)

Membaca
 
Untuk menghindari perhatian dari makanan junk food, Anda dapat menyibukan diri dengan membaca buku. Selain itu, aktivitas membaca buku akan memberi Anda waktu menyadari akan dampak jangka panjang dari mengonsumsi junk food.
 
Tetap aktif
 
Ketika Anda sedang dalam keadaan tidak aktif, maka hal pertama yang ada dalam pikiran adalah makanan, terutama junk food. Oleh karena itu, Anda perlu aktif berolahraga agar menjauhkan pikiran untuk mengonsumsi makanan-makanan tidak sehat seperti junk food.
 
Makan teratur

Pastikan bahwa Anda tidak terus-menerus ngemil di antara jam makan. Hal ini karena Anda hobi makan, biasanya akan ngemil makanan-makanan tidak sehat di selang jam makan. Oleh karenanya Anda perlu makan tepat waktu untuk menghindari ngemil makanan tidak sehat, termasuk junk food.
 
Sediakan makanan sehat di rumah
 
Sediakan selalu makanan sehat di rumah untuk menghindari junk food. Ganti semua makanan tidak sehat dengan buah-buahan dan sayuran, serta kacang-kacangan yang tidak hanya mengenyangkan tetapi bergizi.
(ren)

»

Sedot Lemak Maksimal Lima Liter Sekali Tindakan

 Sedot Lemak Maksimal Lima Liter Sekali Tindakan UNTUK menurunkan berat badan dengan cara instan, terkadang tindakan liposuction seperti sedot lemak menjadi pilihan. Namun, ketika menurunkan berat badan badan dengan sedot lemak pun pasien harus mengetahui seberapa banyak lemak yang bisa diambil.
 
Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Ahli bedah plastik dan pendiri klinik kecantikan Ultimo Aesthetic & Dental Center, Dr Enrina Diah, Sp.BP. Menurutnya, pasien harus mengetahui bahwa ketika lemak yang bisa diambil dengan tindakan sedot lemak ada batas maksimalnya.
 
?Rata-rata kalau untuk yang menurunkan berat badan dengan sedot lemak memang tidak banyak, biasanya di atas 3 liter tetapi maksimum itu 5 liter dalam satu kali tindakan," ujarnya kepada Okezone di Ultimo Aesthetic & Dental Center di Plaza Asia 18th Floor, Jl Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta, baru-baru ini.
 
Oleh karena itu, menurut Dr Enrina seseorang tidak bisa begitu saja dalam menurunkan berat badan dengan memilih jalan sedot lemak. Dr Enrina menekankan bahwa dalam sedot lemak juga terdapat ketentuan-ketentuan yang harus dimengerti oleh pasien.
 
?Kita juga ada patokan, misalnya tubuhnya tinggi dan berat badan awalnya 100 kg. Jika seperti itu yang boleh adalah 7 persen dari berat badan, sehingga 7 liter sebenarnya tidak masalah. Jadi, disesuaikan dengan kondisinya, tetapi batasan rata-rata itu 5 liter,? jelasnya.
 
Selain itu, Dr Enrina mengatakan ketentuan-ketentuan tersebut juga terlebih dahulu diedukasi kepada pasien agar mereka mengerti. Menurutnya, edukasi semacam itu sangat penting karena berkaitan dengan dampak yang mungkin ditimbulkan.
 
?Lebih baik kita edukasi yang aman atau kalau tidak lebih baik cari dokter lain yang mau ambil risiko, karena bisa gangguan elektrolit nantinya. Kebanyakan cairan masuk nanti bebannya lebih banyak ke jantung,? tutupnya.
 
 
(ren)

»