BEDAH plastik telah menjadi primadona bagi semua orang. Untuk itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik, Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) terus menyelenggarakan pertemuan ilmiah tahunan agar bisa memaksimalkan pelayanan pada masyarakat.
Hal ini karena operasi bedah plastik sudah menjadi bagian penting dari sebuah gaya hidup seseorang, entah mengembalikan tubuh yang rusak dan hilang, atau semakin memperindah penampilan. Selain itu, karena kesehatan ialah perihal kepercayaan. Sehingga PERAPI menganggap perlu melakukan Pertemuan Ilmiah Tahunan untuk terus bisa sesuai ekspektasi masyarakat dan tentu meningkatkan kemampuan para dokter.
"Sebagai lembaga resmi yang menaungi bedah plastik di Indonesia, PERAPI selalu berupaya meningkatkan kompetensi dokter bedah plastik di Tanah Air. Hal inilah tujuan dari PIT agar bisa meningkatkan pelayanan operasi bedah plastik untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, juga sebagai peningkatan kompetensi yang berkelanjutan agar mensejajarkan kualitas tenaga ahli bedah plastik di Tanah Air dengan bedah plastik dunia internasional," tutur dr. Lisa Hasibuan, SpBP (K) Ketua PIT dalam acara yang bertema Keselamatan Pasien Dalam Bedah Plastik: Apa yang Harus Dicermati Dalam Memutuskan Tindakan Bedah Plastik? di Room Kuta, Grand Melia Hotel, Jakarta, Kamis (2/5/2013)
Dia menjelaskan, event ini bertujuan secara khusus sebagai peningkatan keselamatan pasien untuk keamanan dan kenyamanan pasien dalam operasi bedah plastik. Sehingga masyarakat yang berkeinginan untuk bedah plastik bisa langsung ditangani di dalam negeri.
"Dalam bedah plastik, keselamatan pasien adalah hal utama. Kemudian, melalui Pertemuan Ilmiah Tahunan 27-30 April, para dokter bedah plastik di Tanah Air saling berbagi pengetahuan, keahlian, dan pengalaman demi keamanan calon pasien dan kenyamanannya. Sehingga para calon pasien yang menginginkan adanya rekonstruksi organ karena kecelakaan, bawaan lahir, ataupun mempercantik organ tubuh tak perlu pergi ke luar negeri. Inilah tujuan kami sebenarnya," terangnya.
(tty)
»






0 comments:
Post a Comment