Tuesday, April 16, 2013

Operasi Transplantasi Ginjal, Hanya Boleh Sekali Seumur Hidup

Operasi Transplantasi Ginjal, Hanya Boleh Sekali Seumur HidupBERBEDA dengan operasi lainnya, operasi transplantasi ginjal sebaiknya hanya boleh dilakukan sekali seumur hidup. Apa pasal?

Sulitnya mencari donor yang tepat serta biaya yang mahal, kendala seperti gangguan terhadap organ lain pasca-transplantasi hati menjadi sederet permasalahan yang perlu dipertimbangkan. Dari sisi medis, dokter pun dokter dituntut teliti mengenai berapa banyak pembuluh darah yang harus disambung ketika melakukan pembedahan. Selain itu, ruang yang pas untuk peletakan ginjal juga menjadi tantangan yang harus dihadapi dokter. Karenanya, transplantasi ginjal pun tidak bisa sembarangan dilakukan.

?Dalam operasi transplantasi, sisi pembedahannya adalah sesi yang paling penting. Para dokter harus bisa memerkirakan semua kondisi yang terjadi dalam situasi operasi. Misalnya, berapa banyak pembuluh darah yang harus disambung ketika penyatuan ginjal, ataupun penempatan ruang ginjal sudahkah pas, baik dan tidak berubah posisinya. Tim dokter harus sudah tahu, dan terpenting tidak mengganggu fungsi organ. Hal ini karena tidak terlepas sulitnya mencari ginjal yang match. Para dokter harus cermat dan hati-hati, ? kata DR. Arry Rodjani S.PU ahli beda RS. Cipto Mangunkusumo (RSCM), saat di temui dalam acara yang bertemakan Sukses Transplantasi Ginjal Anak Pertama di Indonesia, di auditorium RSCM Kirana, Jakarta Pusat, Senin, 15 April 2013.

Lebih lanjut dijelaskan, alasan mengapa operasi cangkok ginjal hanya sekali ialah dikarenakan sulitnya pencarian donor yang pas. Menurutnya, mungkin donor bisa dicari  dari keluarga ataupun teman yang mau membantu, namun bila tidak cocok hal itu akan percuma. Inilah yang memicu prosedur dari operasi ini sebisa mungkin harus dilakukan sekali.

?Proses pasien bisa sampai transplantasi  sudah banyak kendala, entah dari pencarian pendonor yang pas hingga biaya yang relatif mahal. Inilah alasan mengapa operasi cangkok ginjal hanya boleh dilakukan sekali. Selain dari sisi medis, agar tidak menggangu fungsi dari organ lain setelah masa operasi, ? tutupnya. (ind) (tty)

»

0 comments:

Post a Comment