Tuesday, April 16, 2013

Jumlah Anak-Anak Pengidap Gagal Ginjal Cukup Tinggi

Jumlah Anak-Anak Pengidap Gagal Ginjal Cukup TinggiRUMAH Sakit Cipto Mangunkusumo untuk pertama kalinya berhasil melakukan transplantasi ginjal anak pertama di Indonesia. Namun, kondisi yang seharusnya dibanggakan tersebut sebenarnya masih menjadi pekerjaan rumah mengingat banyaknya pengidap ginjal pada anak ibarat fenomena gunung es.

Dalam hal transplantasi ginjal pada anak, hal ini memang kesuksesan yang pertama. Namun bukan berarti pengidap gagal ginjal pada anak sedikit. Alasannya, hal ini dipicu banyak kendala seperti pendonor ginjal yang pas untuk pasien dan biaya operasi transplantasi ginjal yang memberatkan orangtua pasien.

?Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM selama seminggu selalu melayani keluhan anak pengidap gagal ginjal dan pengobatan dialisis (cuci darah). Hal ini membuktikan bahwa pengidap gagal ginjal pada anak juga banyak. Tidak jauh berbeda dengan pengidap dewasa. Namun, hal yang menjadi kendala akhirnya mereka tidak melakukan operasi ialah mereka kesulitan pencarian donor yang pas dan juga biaya operasinya yang mahal, ? kata Prof. DR.Dr.  Endang Susalit, SpPD-KGH dalam acara yang bertema Transplantasi Ginjal Anak Pertama di Indonesia di auditorium RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Senin, 15 April 2013.

Ia menjelaskan bahwa kondisi gagal ginjal pada anak adalah kelainan yang tidak jarang terjadi. Ia memberikan perbandingan estimasi terlebih dahulu pengidap gagal ginjal di Italia yaitu 75 orang di setiap satu juta orangnya. Sedangkan pengidap gagal ginjal pada anak di Indonesia juga setara dengan kondisi tersebut.

?Apa yang terjadi pada hari ini sebenarnya ialah fenomena gunung es. Di Unit Dialisis Anak RSCM kita sampai harus menambahkan ruang lagi untuk penanganan penderita gagal ginjal. Ini menunjukan tingginya penderita gagal ginjal pada anak. Namun memang terhadang lagi dengan pendonor dan biayanya mahal bila ingin ada operasi. Misalnya saja, ada pasien yang sudah mendapatkan pendonor tapi tidak ada biayanya, ataupun sudah ada uang tapi tidak dapat pendonor yang pas. Kondisi inilah yang akhirnya memicu tidak adanya operasi gagal ginjal pada anak,? tutupnya. (ind) (tty)

»

0 comments:

Post a Comment