BIASANYA, seseorang yang ingin terbebas dari penyakit jantung hanya berfokus mengontrol kolesterolnya. Padahal, ada pemicu lainnya yang lebih berbahaya dan jarang dikontrol yaitu trigliserida.
Realitanya, banyak orang yang hanya berfokus pada kolesterol, tapi mereka melupakan tentang trigliserida atau lemak dalam darah seseorang yang digunakan sebagai sumber energi. Pasalnya, bila jumlah trigliserida berlebihan berpotensi memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung.
Lantas, bagaimana mengetahui secara sederhana apakah Anda memiliki trigliserida yang tinggi? Ternyata caranya sangatlah sederhana. Cukup ,merasakan sesaat usai Anda selesai sarapan dan beraktivitas seharian.
Bagi yang mempunyai trigliserida normal akan merasakan energi dalam tubuh sehingga kegiatan Anda pun lancar. Sementara bagi yang mempunyai trigliserida tinggi akan merasakan hasil makanan mereka seperti menumpuk dalam perut hingga perutnya terlihat membuncit. Kondisi ini harus dicegah sejak dini agar tidak menyebabkan tekanan darah. Pasalnya bila dibiarkan kondisi itu akan memicu serangan jantung. Demikian sebagaimana dipublikasikan oleh American Heart Association (AHA) dan dilansir Health Monitor.
Untuk itu, disarankan segera memeriksakan diri bila merasa ada perkembangan tubuh yang tidak lazim khususnya membesarnya ukuran perut. Alasannya, tingginya kadar trigliserida tidak memiliki gejala-gejala secara sadar dirasakan tubuh. (ind) (tty)
»






0 comments:
Post a Comment